Yaitu mim bertasydid cara bacanya ditahan serta dengung. 2. Idzhar khalqi Yaitu nun mati bertemu dengan huruf HA, cara membacanya suara nun mati dibaca jelas. 3. Mad thabi'i (mad asli) Yaitu HA bertemu dengan alif yang tersembunyi, baris vertikal diatas itu menunjukan adanya alif yang tersembunyi, cara membacanya dibaca panjang 2 harakat. 4.
Hukum bacaan gunnah diartikan sebagai huruf nun atau mim yang bertasydid. Hukum bacaan ini dapat dijumpai di banyak ayat di dalam Al-Qurโan. Cara membacanya adalah dengan mendengung yang panjangnya kira-kira 1 alif atau 2 harakat. Demikian pembelajaran ilmu tajwid tentang bab gunnah.
Ketika pada kata yang huruf terakhirnya bertasydid, maka ada nabr di ujung kata yang diwaqafkan. ุงููุญูููู โ ู
ูุณูุชูููุฑูู โ ุงููู
ูุณูู - ููุทูููู. Ketentuan poin 1 dikecualikan pada: a. Mim dan nun bertasydid. Mim dan nun bertasydid yang berada di akhir kata dan dibaca waqaf tetap dihukumi ghunnah.
Ghunnah Musyaddadah (ูุฉ ู ุฏ ู ุฏ ูุด ู ู
ูุฉูู ู ุบ) adalah hukum tajwid yang berlaku apabila huruf Mim dan Nun dalam keadaan bertasydid (/ ู ู
ู ู). Jika membaca Al-Quran dan kemudian menemukan huruf mim atau nun yang bertasydid ( / ู ู
ู ู ) . maka disana terdapat hukum ghunnah musyaddadah ( ูุฉูู ู ุบ ูุฉ ู ุฏ ู ุฏ
Ini adalah contoh ghunnah dalam surat Al Mulk, alasannya sebab ada huruf mim di-tasydid. Ketika dibaca huruf mim-nya harus didengungkan. Huruf ghunnah ada 2, yaitu mim dan nun apabila di-tasydid. ู
ูููู ููฐ. Ini adalah contoh idzhar halqi dalam surat Al Mulk, sebab ada nun sukun bertemu dengan huruf Ha. ููฐุฐูุง ุงูููุฐููู
Pada contoh tersebut, terdapat huruf kaf menyandang harakat fathah dan setelahnya adalah alif. Itu mengapa, terdapat hukum bacaan Mad Thobiโi di sana. Setelah itu, terdapat huruf faโ yang menyandang tasydid. Dan jadilah Mad Thobiโi tersebut harus dibaca panjang 6 harakat menjadi Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi.
.
hukum bacaan mim dan nun bertasydid