Bioteknologi di bidang kedokteran telah menghasilkan berbagai obat dan cara pengobatan yang dapat menyelamatkan jiwa manusia. Produk hasil bioteknologi dalam bidang kedokteran dan farmasi adalah antibiotik, antibodi monoklonal, terapi gen, interferon, dan vaksin. Berikut penjelasannya: Dengan demikian, penggunaan organisme melalui bioteknologi dapat menciptakan produk yang memiliki daya guna bagi manusia. Adapun berikut beberapa contoh produk bioteknologi konvensional di berbagai bidang beserta penjelasannya. 1. Keju. Keju merupakan salah satu produk hasil bioteknologi konvensional di bidang pangan. Bioteknologi konvensional telah digunakan sejak lama oleh manusia. Salah satu contoh bioteknologi konvensional yang paling umum adalah pembuatan roti. Roti dibuat dengan menggunakan ragi, sebuah organisme hidup, yang menjadi agen pengembang adonan roti. Selain roti, bioteknologi konvensional juga digunakan dalam pembuatan keju dan bir.Namun D. Golden Rice 1. Sejarah Golden Rice Penerapan bioteknologi pada tanaman padi sebenarnya telah lama dilakukan namun menjadi sangat terdengar ketika muncul golden rice pada tahun 2001 yang diharapkan dapat membantu jutaan orang yang mengalami kebutaan dan kematian dikarenakan kekurangan vitamin A dan besi. Bioteknologi modern dibidang kedokteran hampir sama dengan di bioteknologi konvensional tetapi hasilnya jauh lebih banyak dan lebih terjamin menggunakan bioteknologi modern karena dibantu oleh alat-alat canggih lainnya misalnya pembuatan antibodi monoklonal, vaksin, antibiotika, dan hormon. Bioteknologi Konvensional & Modern: Penjelasan Lengkap. Bioteknologi merupakan penerapan berbagai bidang ilmu, yaitu prinsip-prinsip biologi, biokimia, ilmu rekayasa, serta ilmu lainnya dalam pengolahan bahan dengan memanfaatkan makhluk hidup dan komponen-komponennya untuk menghasilkan barang dan jasa yang dapat meningkatkan kesejahteraan .

kelebihan dan kekurangan bioteknologi konvensional