Merekamalah menuduhnya sebagai tukang sihir dan tukang sulap yang ulung dikarenakan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Syuaib. (Hud [11]: 91). Ironisnya, mereka menantang Nabi Syuaib untuk menurunkan adzab (hukuman) kepada mereka jika hal itu benar. Setelah Nabi Syuaib berdoa, maka Allah memberi udara yang sangat panas, kering.
AlBaqarah: 286) Kami tidak bisa bekerja ya Allah, kami dikurung di rumah saja, kami tidak bisa berbuat apa-apa. “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran: 139)
Nah berikut ini 3 tanda-tanda dari Allah SWT saat kita didatangi kucing, dikutip kanal Youtube NS BOR CHANNEL: 1. Kedatangan kucing merupakan suatu pertanda agar kita mengingat tentang memberi. Karena rezeki yang kita miliki bukan hanya untuk kita, melainkan ada hak-hak lain yang harus kita lakukan seperti sedekah
Kajiankata: ضَلَٰلًۢا pada surat An-Nisa ayat ke 167. Bacaan dalam tulisan arab latin : dzalâlan: Jenis kata : kata benda atau sifat: Arti kata ضَلَٰلًۢا : tam
DariAbu Said al-Khudri r.a, dari Nabi S.A.W, baginda telah bersabda yang maksudnya: "Mana-mana orang mukmin yang memberi makan kepada seorang mukmin semasa ia lapar, nescaya Allah memberi makan kepadanya pada hari kiamat dari buah-buahan Syurga; dan mana-mana orang mukmin yang memberi minum kepada seorang mukmin semasa ia
3 Allah SWT Akan Meng-hujjah Para Hamba-Nya yang diuji Penyakit Dengan Sosok Nabi Ayyub As. Diketahui, Nabi Ayyub ’alaihissalam adalah nabi yang diuji dengan penyakit yang berat dan lama. Satu persatu kerabat dan orang terdekatnya menjauh serta mengasingkannya, termasuk sang istri yang semula setia menemaninya.
. يُؤْتِى ٱلْحِكْمَةَ مَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ ٱلْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِىَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ Arab-Latin Yu`til-ḥikmata may yasyā`, wa may yu`tal-ḥikmata fa qad ụtiya khairang kaṡīrā, wa mā yażżakkaru illā ulul-albābArtinya Allah menganugerahkan al hikmah kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran dari firman Allah. Al-Baqarah 268 ✵ Al-Baqarah 270 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangKandungan Berharga Mengenai Surat Al-Baqarah Ayat 269 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Baqarah Ayat 269 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada bermacam kandungan berharga dari ayat ini. Tersedia bermacam penjabaran dari para ahli tafsir berkaitan isi surat Al-Baqarah ayat 269, misalnya seperti termaktub📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaAllah menganugrahkan kebenaran dalam ucapan dan perbuatan kepada siapa saja yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya. Dan barang siapa telah Allah anugrahkan itu kepadanya, maka sungguh Dia telah memberinya kebaikan yang melimpah ruah. Dan tidak ada orang-orang yang mengingat-ingat ini dan mendapatkan manfaat darinya, kecuali orang-orang yang mempunyai akal-akal yang bersinar dengan cahaya dari Allah dan hidayah dariNya.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram269. Dia memberikan ketepatan dalam berbicara dan bertindak kepada para hamba yang Dia kehendaki. Dan siapa yang diberikan hal itu berarti dia telah diberikan kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran dengan ayat-ayat Allah kecuali orang-orang yang mempunyai akal sempurna, yang mendapatkan cahaya dan petunjuk dari Allah.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah269. Allah memberikan ketepatan menuju kebenaran kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang diberi hal ini maka Allah telah memberinya kebaikan yang besar. Dan tidak ada yang mengambil pelajaran dari hal ini melainkan orang-orang yang sehat dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah269. يُؤْتِى الْحِكْمَةَ Allah menganugerahkan al hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya Yakni berupa ilmu, dan pendapat lain mengatakan berupa pemahaman berbagai hal, terlebih lagi pemahaman terhadap al-Qur’an dan as-Sunnah. Dan pendapat lainnya mengatakan yakni berupa ketepatan dalam perkataan. وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِىَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak Yakni besar ukurannya dan tinggi nilainya. Hal ini karena orang tersebut dapat meletakkan segala urusan pada tempatnya, dapat mengukur segala urusan dengan tepat, dan memiliki kemampuan dalam mengurus urusan tersebut. Dan ini merupakan kebaikan baginya dan bagi orang disekelilingnya, karena kebaikan yang ia perbuat dan keagungan apa yang ia lakukan dan ia seru.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah269. Allah memberi ilmu, pengertian tentang rahasia Al-Qur’an, pemahaman tentang berbagai perkara, terjadian suatu ucapan dan perbuatan, dan penempatan sesuatu pada tempatnya kepada hambaNya yang dikehendaki. Dan barangsiapa diberi hikmah ilmu yang bermanfaat maka sungguh dia telah meraik kebaikan dunia akhirat. Dan tidak ada yang bisa mengambil pelajaran dari hikmah-hikmah Al-Qur’an dan wahyu kecuali orang-orang yang memiliki akal sehat📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahAllah menganugerahkan hikmah} anugerah dalam perkataan dan perbuatan {kepada siapa yang Dia kehendaki. Siapa yang dianugerahi hikmah, sungguh dia telah dianugerahi kebaikan yang banyak. Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran} mengambil pelajaran {kecuali orang-orang yang berakalMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H269. Tatkala Allah menjelaskan orang-orang yang menafkahkan hartanya, dan bahwa Allah-lah yang memberi kepada mereka dan mengaruniakan kepada mereka harta yang mampu mereka keluarkan nafkahnya di jalan-jalan kebaikan, dan dengan itu mereka memperoleh kedudukan yang mulia, Allah menyebut hal tersebut, yaitu Allah akan memberi hikmah kepada siapa yang di kehendakiNya dari hamba-hambaNya dan siapa yang dia kehendaki kebaikan padanya dari hamba-hambaNya. Hikmah itu adalah ilmu-ilmu yang bermanfaat yang bermanfaat, pengetahuan yang benar, akal yang lurus, pemikiran yang matang, dan terciptanya kebenaran dalam perkataan maupun perbuatan. Inilah anugrah yang paling utama dan karunia yang baik. karena itu Allah berfirman, ”Dan barang siapa yang dianugerahi hikmah, dia benar-benar telah di anugerahi karunia yang banyak.” karena dia telah keluar dari gelapnya kebodohan kepada cahaya petujuk, dari kepandingan penyimpangan perkataan dan kebenaran menuju tepatnya kebenaran padanya, serta terciptanya kebenaran, dan kerena ia telah menyempurnakan dirinya dengan kebajikan yang agung dan bermanfaat untuk makhluk dengan manfaat yang paling besar dalam agama dan dunia mereka. Seluruh perkara tidak akan berjalan baik kecuali dengan hikmah, yaitu meletakan segala sesuatu pada tempatnya dan menempatkan segala perkara pada posisinya masing-masing, mendahulukan perkara yang harus di dahulukan, megulur perkara yang memang harus di ulur. Akan tetapi perkara yang agung ini tidak akan di ingat dan tidak akan mengetahui derajat pemberian yang besar ini ”Kecuali orang-orang yang berakal.” mereka itu adalah orang-orang yang memiliki akal sehat dan cita-cita yang sempurna mereka itulah yang mengetahui yang berguna lalu mereka melakukanya dan juga mengetahui yang mudharat lalu mereka meninggalkannya. Kedua perkara ini yaitu mengarahkan nafkah harta-harta dan mengarahkan hikmah keilmuan adalah lebih utama bagi orang yang mendekatkan diri denganya kepada Allah dan perkara yang paling tinggi yang menyampaikanya kepada kemuliaan yang paling agung. ke dua perkara itulah yang disebutkan Nabi sholallohu lalaihi wasallam dalam sabdanya, ”Tidak boleh hasad kecuali dua perkara pertama seseorang di berikan oleh Allah harta lalu ia menguasainya dengan menghabiskannya dalam kebenaran, dan kedua seseorang yang di berikan oleh Allah al-Hikmah lalu dia mengajarkannya kepada manusia.📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid NabawiMakna kata { ٱلۡحِكۡمَةَ } Al-ẖikmah Memahami rahasia syariat dan menjaga Al-Qur’an dan sunnah. { أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ } Ulul Albâb Orang-orang yang pandai punya akal cerdas dan mau memikirkan hal yang bermanfaat. Makna ayat Pada ayat 269 Sesungguhnya Allah Ta’ala mendorong hamba-hambaNya untuk mempelajari ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu yang mendorong untuk melakukan amal shalih, dan hal itu hanya ada pada mempelajari Al-Qur’an dan sunnah dengan cara menghafalnya dan memahami keduanya. Allah Ta’ala berfirman; “Allah memberikan hikmah kepahaman yang dalam tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada siapa saja yang dikehendakinya.” Yaitu kepada siapa saja yang mencarinya dan senang untuk mendapatkannya, sambil meminta kepada Allah untuk mengajarinya. Pada akhir ayat Allah mengabarkan bahwa siapa yang diberikan hikmah maka sungguh telah diberikan kebaikan yang banyak. Maka hendaknya orang yang berakal mencari hikmah sebelum mencari kekayaan duniawi. Ini adalah pengingat sebagaimana disebutkan dalam firmanNya; “Dan tidak ada yang mengambil peringatan itu keucali orang-orang yang berakal.” Pelajaran dari ayat • Memenuhi seruan Allah dan beramal sesuai dengan petunjukNya. • Keutamaan ilmu di atas harta.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Baqarah ayat 269 Hikmah ialah kemampuan untuk memahami rahasia syari'at agama. Ada pula yang menafsirkan "pemahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunnah" dan ada yang menafsirkan "tepat dalam berkata dan bertindak." Yang lain berpendapat bahwa hikmah adalah ilmu yang bermanfaat yang membuahkan amal serta mengetahui rahasia-rahasia syari'at. Karena hal itu dapat membawanya kepada kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu, warisan para nabi adalah ilmu, bukan harta atau lainnya. Seorang yang memiliki hikmah dapat menyempurnakan jati dirinya, ia mengetahui yang hak dan mengetahui maksudnya. Dalam bertindak, ia mengerjakan yang baik dan meninggalkan yang buruk. Dengan demikian, muncullah sikap tepat baik dalam berbicara maupun dalam bertindak serta dapat memposisikan sesuatu pada tempatnya baik bagi dirinya maupun orang lain. Tanpa yang demikian, seseorang tidak mungkin dapat sempurna. Syaikh As Sa'diy berkata "Allah Subhaanahu wa Ta'aala menciptakan hamba-hamba-Nya di atas fitrah beribadah kepada-Nya, mencintai yang baik dan mencari yang hak. Allah mengutus para rasul untuk mengingatkan mereka apa yang sebelumnya terpendam dalam fitrah dan akal mereka serta menerangkan apa saja yang belum mereka ketahui. Ketika itu, manusia terbagi menjadi dua golongan; golongan yang menyambut seruan mereka para rasul sehingga mereka ingat terhadap hal yang memberi mereka manfaat, mereka pun mengerjakannya, dan terhadap hal yang memadharatkan mereka, maka mereka tinggalkan. Mereka inilah orang-orang yang memiliki daya pikir dan akal yang sempurna. Sedangkan golongan yang satu lagi tidak menyambut seruan mereka, bahkan mereka lebih memilih perkara rusak yang datang menghampiri fitrah mereka, mereka pun meninggalkan ketaatan kepada Rabbu manusia, oleh karena itu mereka bukanlah orang-orang yang berakal."Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Baqarah Ayat 269Dia memberikan hikmah, yaitu kemampuan untuk memahami rahasia-rahasia syariat agama dan sifat bijak berupa kebenaran dalam setiap perkataan dan perbuatan kepada siapa yang dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak, sebab dengan sifat bijak, urusan dunia dan akhirat menjadi baik dan teratur. Adakah kebaikan yang melebihi hidayah Allah kepada seseorang sehingga dapat memahami hakikat segala sesuatu secara benar dan proporsional' dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat, sebab akal sehat yang tercerahkan dengan cahaya ketuhanan dapat mengetahui kebenaran hakiki tanpa dipengaruhi hawa nafsu. Maka sinarilah jiwa dengan cahaya ketuhanan bila ingin mendapat kebaikan yang banyak. Dan apa pun infak yang kamu berikan, berupa harta atau lainnya, sedikit atau banyak, berdasar kewajiban atau anjuran Allah, atau nazar yang kamu janjikan, yaitu janji dengan mewajibkan diri melakukan suatu kebajikan yang tidak diwajibkan oleh Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya, maka sungguh, Allah mengetahuinya, sebab dia maha mengetahui segala apa yang kamu niatkan. Siapa yang tidak melaksanakan kewajiban infak dan tidak menepati janjinya, yaitu bernazar tetapi tidak melaksanakannya atau tidak memenuhi hak Allah, maka dia termasuk orang yang zalim, dan bagi orang zalim tidak ada seorang penolong pun yang dapat menyelamatkannya dari azab dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Itulah aneka ragam penjabaran dari beragam mufassir mengenai kandungan dan arti surat Al-Baqarah ayat 269 arab-latin dan artinya, semoga berfaidah bagi kita semua. Sokonglah syi'ar kami dengan memberikan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan Bacaan Cukup Sering Dikaji Kami memiliki ratusan konten yang cukup sering dikaji, seperti surat/ayat Al-Kahfi 1-10, An-Nashr, Az-Zumar 53, Bismillah, Al-Ashr, Al-Qari’ah. Serta Al-Ma’idah 3, An-Naziat, An-Nisa 59, Al-Lahab, Quraisy, Yusuf. Al-Kahfi 1-10An-NashrAz-Zumar 53BismillahAl-AshrAl-Qari’ahAl-Ma’idah 3An-NaziatAn-Nisa 59Al-LahabQuraisyYusuf Pencarian surat almaidah ayat 90, quran surat at-taubah ayat 119, kullun amana billahi, al waqiah ayat 23 artinya, waladholin Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
Ini adalah ungkapan Ayub waktu dia mengalami musibah dalam hidupnya. Sungguh suatu perkataan yang sulit kita terima secara nalar, karena perkataan ini diucapkan dikala Ayub menghadapi penderitaan yang amat sangat. Dalam kurun waktu satu hari, semua yang dia punya, mulai dari harta benda, anak, bahkan istrinya sendiri meninggalkan dia seorang diri. Bukan itu saja, Alkitab mencatat, Ayub juga mengalami penyakit bisul yang sangat gatal. Benar benar suatu penderitaan yang sangat memilukan, kenapa Tuhan tidak cabut nyawa Ayub saja sekalian agar dia tidak menderita berkepanjangan. Kalau Ayub orang yang jahat, selalu melawan Tuhan, bahkan tidak takut Tuhan; kita bisa terima Ayub menderita sebagai hukuman karena kejahatannya, tapi Alkitab mencatat Ayub orang yang saleh, takut Tuhan dan menjauhi kejahatan. Kalau itu terjadi dalam hidup kita, wah kita bisa marah sama Tuhan, bahkan bisa meninggalkan Tuhan. Itu terjadi kalau kita tidak tahu cerita sebelumnya. Dalam ayat sebelumnya kita tahu bahwa Ayub menderita demikian, karena Tuhan sedang menguji dia. Nah hal yang sama juga sering terjadi dalam hidup kita, sekalipun masalahnya hanya sepeletidak seberat Ayub tapi kita suka kecewa sama Tuhan dan berpikir Tuhan tidak sayang sama kita. Padahal seperti Tuhan sedang menguji Ayub, Dia juga sedang menguji kita. Apakah kita tetap mengasihi Tuhan dan setia kepadaNya sekalipun dalam penderitaan ? Atau kita kecewa dan bersungut-sungut sama Tuhan, atas apa yang terjadi dalam hidup kita ? Jika kita bisa berkata seperti Ayub, “ Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan “, wah luar biasa sekali !!!!. Saya percaya sebagaimana Ayub mampu memuliakan Tuhan dibalik sengsara yang dia alami, maka kitapun mampu melakukannya. Asal saja kita mengerti 3 hal dibawah ini Kita harus yakin dibalik semua sengsara yang kita alami ada maksud Tuhan yang baik Semua penderitaan yang kita alami, tidak melebihi kekuatan kita, berarti kita masih punya kekuatan untuk menghadapinya. Serta yakin Tuhan selalu siap menolong kita. Tuhan sedang menguji kita, apakah kita mau tetap percaya serta mencintai Dia sekalipun dalam penderitaan ? Kalau ketiga hal diatas melandasi pola pikir kita, saya percaya kita akan berkata seperti Ayub berkata. Dan pada akhirnya, seperti Ayub dipulihkan, maka kita juga akan dipulihkan. All Kata-kata bijak Tidak selamanya penderitaan membuat seseorang putus asa, tapi justru tidak sedikit orang yang sukses karena sebelumnya hidup dalam penderitaan. Kuncinya, karena orang tersebut tidak pernah menyerah.
إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ ۖ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ إِذْنِهِۦ ۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ Arab-Latin Inna rabbakumullāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā 'alal-'arsyi yudabbirul-amr, mā min syafī'in illā mim ba'di iżnih, żālikumullāhu rabbukum fa'budụh, a fa lā tażakkarụnArtinya Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. Dzat yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? Yunus 2 ✵ Yunus 4 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangHikmah Menarik Terkait Surat Yunus Ayat 3 Paragraf di atas merupakan Surat Yunus Ayat 3 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi hikmah menarik dari ayat ini. Terdokumentasikan variasi penafsiran dari para mufassirin terkait makna surat Yunus ayat 3, di antaranya seperti terlampir📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaSesungguhnya tuhan kalian adalah Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam masa enam hari. Kemudian Dia bersemayam diatas dan tinggi di atas arsy dengan bersemayam yang layak dengan keagungan dan kebesaranNya, mengatur urusan-urusan seluruh makhlukNya, tidak ada seorang pun yang sanggup melawanNya dalam keputusanNya. Dan tidak ada pemberi syafaat yang memberikan syafaat di sisiNya pada hari kiamat, kecuali setelah Dia memberi izin bagimnya untuk memberikan syafaaat, maka beribadhalah kalian kepada Allah, tuhan kalian yang memiliki sifat-sifat tersebut, dan murnikanlah ibadah kepadaNya. apakah kalian tidak mengambil ibrah dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat dan hujjah- hujjah ini?📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram3. Sesungguhnya Tuhan kalian -wahai orang-orang yang merasa heran- adalah Allah yang telah menciptakan langit yang demikian besarnya dan menciptakan bumi yang begitu luasnya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy. Jadi, bagaimana mungkin kalian merasa heran ketika Dia mengangkat seorang laki-laki dari bangsa kalian menjadi utusan-Nya? Padahal Dia lah satu-satunya yang berhak membuat keputusan dan ketentuan di dalam kerajaan-Nya yang luas ini. Dan tidak ada seorangpun dapat memberikan syafaat di sisi-Nya dalam masalah apapun tanpa izin dan restu dari-Nya. Pemilik sifat-sifat yang demikian itu ialah Allah, Tuhan kalian. Maka beribadahlah hanya kepada-Nya. Mengapa bukti-bukti dan argumen-argumen itu tidak mampu mengingatkan kalian akan keesaan-Nya? Karena siapapun yang mempunyai ingatan sekecil apapun tentang hal itu pasti dia akan menyadari hal itu dan beriman kepada-Nya.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah3. Allah menjelaskan sifat rububiyah, uluhiyah, dan keagungan-Nya Sesungguhnya Allah, Sang Pencipta kalian dan Tahan yang berhak disembah, telah menciptakan tujuh langit dan tujuh bumi dalam enam hari. Kemudian Dia bersemayam sesuai dengan keagungan-Nya di Arsy yang merupakan makhluk yang paling besar. Dia mengatur segala urusan makhluk-Nya. Tidak ada yang mampu memberi syafaat melainkan setelah mendapat izin dari-Nya. Itulah Allah, Pencipta kalian Yang Agung; maka sembahlah Dia Semata, dan ikhlaslah dalam menyembah-Nya. Tidakkah kalian mengambil ibrah dari ayat-ayat ini bahwa Allah-lah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah?Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah3. إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa Yakni Dia memiliki kekuasaan yang besar, maka bagaimana pengutusan seorang Rasul merupakan dari golongan manusia menjadi sesuatu yang mengherankan? يُدَبِّرُ الْأَمْرَ mengatur segala urusan Yakni Yang menetapkan dan mengatur sendiri segala yang ada di langit, bumi, Arsy, dan makhluk-makhluk lainnya. مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ إِذْنِهِۦ ۚ Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya Tidak seorangpun yang dapat memberi syafaat kepada-Nya kecuali dengan izin-Nya, karena Dia Maha Mengetahui hikmah dan kebenaran. Ayat ini menjelaskan bahwa ditangan Allah wewenang mengatur segala urusan. فَاعْبُدُوهُ maka sembahlah Dia Karena hebatnya penciptaan-Nya dan besarnya kekuasaan-Nya. أَفَلَا تَذَكَّرُونَ Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran Karena siapa yang memiliki sedikit saja kemauan untuk mengambil pelajaran maka ia akan mengetahui hal ini dengan jelas.📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia{ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ } Selama ahli ilmu senantiasa mengingat untuk terus bertafakkur, dan selalu berfikir untuk terus mengingat, dan berbicara kepada hati-hati; sampai ia berucap dengan bijaksana.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah3. Wahai Nabi, beritahu mereka bahwa Tuhan kalian adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari, lalu beristiwa’ di atas Arsy, yaitu istiwa’ yang sesuai dengan keagungan dan kebesaranNya. Arsy adalah makhluk agung yang sesuai denganNya dan kita tidak mengetahui hakikat Arys. Dia Allah mengatur sendiri urusan semua makhluk. Tidak ada satupun pada hari kiamat yang bisa memberi syafaat kepada orang lain kecuali dengan dua syarat yaitu dengan seizinNya kepada yang memberi syafaat. Dan izin itu hanya untuk orang yang diridhaiNya sesuai ketentuan dan kebijaksanaanNya. Ini adalah dalil tentang kebebasan Allah dalam mengatur segala urusan. Itulah Allah satu-satunya Tuhan kalian, Tidak ada satupun yang menyertainya dalam urusan ketuhanan dan pengaturan. Maka menyembahlah hanya kepadaNya. Apakah kalian tidak berpikir bahwa sang pencipta lagi mengatur inilah yang satu-satunya disembah?!Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah{Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari kemudian Dia bersemayam} meninggi dan naik {di atas ʻArsy. Dia mengatur segala urusan. Tidak ada yang bisa memberi syafaat, kecuali setelah mendapat izinNya. Itulah Allah, Tuhan kalian. Maka sembahlah Dia. Apakah kalian tidak mengambil pelajaran} mengambil pelajaran📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H3. Allah berfirman menjelaskan rububiyah, uluhiyah dan kebesaranNYa ”Sesungguhnya Rabbmu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari,” padahal Dia mampu menciptakannya dalam sekejap, akan tetapi hal itu Dia lakukan karena Dia mempunyai hikmah ilahiyah di dalamnya, dan karena Dia lembut dalam perbuatanNya. Dan di antara hikmahNya padanya adalah bahwa Dia menciptakannya dengan kebenaran dan untuk kebenaran, dan agar Dia dikenal dengan nama-nama dan sifatNya, serta diesakan dengan ibadah, “kemudian” setelah penciptaan langit dan bumi. “Dia bersemayam di atas Arasy”, dengan bersemayam yang sesuai dengan kebesaranNya “untuk mengatur segala urusan”, di langit dan di bumi, berupa menghidupkan dan mematikan, menurunkan rizki, memutar hari di antara manusia, mengangkat kesulitan dari orang-orang yang tertimpa kesulitan, menjawab permohonan orang-orang yang memohon kepadaNya. Segala macam penataan turun dariNya dan naik kepadaNya. Seluruh makhluk tunduk kepada keperkasaanNya, patuh kepada kebesaran dan kekuasaanNya. “Tiada seorang pun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada izinNya.” Tiada seorang pun dari mereka berani memberi syafaat meski dia adalah makhluk terbaik sehingga Allah mengizinkannya, dan Dia tidak mengizinkan kecuali kepada orang yang diridhaiNya, dan Dia tidak ridha kecuali pada ahli tauhid dan keikhlasan kepadaNya. “Dzat yang demikian itulah”, yang keadaanNya seperti ini adalah “Allah, Rabbmu.” Dia –lah Allah yang memiliki sifat ilahiyah yang meliputi seluruh sifat-sifat kesempurnaan dan sifat rububiyah yang meliputi seluruh sifat-sifat perbuatan. “Maka sembahlah Dia.” Esakanlah dalam segala bentuk ibadah yang kamu mampu. “Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?” dari dalil-dalil yang menunjukkan bahwa hanya Dia yang berhak disembah, dipuji, pemilik kebesaran dan kemuliaan?📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Yunus ayat 3 Dalam ayat ini, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menerangkan rububiyyah kepengurusan-Nya terhadap alam semesta, keberhakan-Nya untuk diibadahi dan keagungan-Nya. Meskipun Dia mampu menciptakannya sekejap mata. Tidak dilakukan-Nya demikian adalah karena hikmahkebijaksanaan-Nya dan karena Dia Maha Lembut dalam perbuatannya. Di antara hikmah-Nya pula adalah untuk mengajarkan tatsabbut sikap tidak tergesa-gesa kepada makhluk, dan bahwa Dia menciptakannya dengan benar dan untuk kebenaran agar Dia dikenal dengan nama-nama dan sifat-Nya serta diesakan dalam ibadah. Tentang hari di sini ada yang berpendapat seperti hari-hari di dunia dan ada pula yang berpendapat bahwa satu harinya 1000 tahun, wallahu a’lam. Yang sesuai dengan kebesaran-Nya. Baik di langit maupun di bumi dengan menghidupkan dan mematikan, menurunkan rezeki, mempergilirkan hari-hari bagi manusia, menghilangkan derita orang yang terkena musibah, mengabulkan doa orang yang berdoa. Berbagai bentuk pengaturan turun dari-Nya dan naik kepada-Nya, semua makhluk tunduk kepada keperkasaan-Nya, tunduk pula kepada keagungan dan kekuasaan-Nya. Ayat ini sebagai bantahan terhadap keyakinan kaum musyrik bahwa berhala atau patung dapat memberi syafa’at kepada mereka. Ayat ini menerangkan, bahwa tidak ada yang maju untuk memberi syafaat meskipun ia makhluk yang paling utama sampai Allah mengizinkan, dan Dia tidak mengizinkannya kecuali bagi orang yang diridhai-Nya, dan Dia tidak ridha kecuali kepada Ahli tauhid dan ikhlas. Yakni terhadap dalil-dalil yang menunjukkan bahwa Dia yang satu-satunya berhak disembah; yang memiliki keagungan dan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yunus Ayat 3Kalau orang kafir merasa heran atas diturunkannya Al-Qur'an kepada nabi Muhammad, maka apakah mereka tidak merasa heran dengan penciptaan langit dan bumi serta segala isinya' tuhan mahakuasa menurunkan Al-Qur'an kepada nabi Muhammad, sebagaimana dia mahakuasa menciptakan langit dan bumi. Sesungguhnya tuhan kamu dialah Allah yang menciptakan langit dan bumi yang terbentang luas, dalam enam masa untuk memberikan pelajaran kepada manusia bahwa segala sesuatu perlu proses, melalui perencanaan yang matang dan dikerjakan secara maksimal. Jika Allah menghendaki, maka dia mahakuasa menciptakan keduanya dalam sekejap. Setelah sempurna masa penciptaan langit dan bumi, kemudian dia bersemayam di atas 'arsy, singgasana untuk mengatur segala urusan makhluk-Nya. Tidak ada yang dapat memberi syafaat, yakni pertolongan pada hari kiamat untuk mendapat keringanan atau terbebas dari azab Allah kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, zat yang mahaagung, tuhanmu yang memelihara dan membimbingmu, maka sembahlah dia, karena hanya dia yang berhak disembah, jangan mempersekutukan dia dengan apa pun. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran dari kesempurnaan penciptaan langit dan bumi beserta isinya' semuanya tunduk, patuh, dan bertasbih kepada Allah, tuhan pengatur segala urusan. Setelah dijelaskan bahwa Allah pencipta langit dan bumi, dan hanya dia yang berhak disembah, lalu pada ayat ini dijelaskan tentang kepastian datangnya hari kiamat. Pada hari tersebut, hanya kepada-Nya, yakni kepada Allah kamu semua akan kembali. Itu merupakan janji Allah yang benar dan pasti tidak sedikit pun diragukan lagi. Sesungguhnya dialah yang maha kuasa memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya, yakni menghidupkannya kembali pada hari kebangkitan, agar dia dapat memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dengan balasan yang adil sesuai yang mereka kerjakan. Jika Allah menghendaki, maka berkat anugerah dan kemurahan-Nya, mereka akan memperoleh pahala melebihi yang mereka kerjakan. Sedangkan untuk orang-orang kafir disediakan balasan berupa minuman air yang mendidih yang dapat merusak seluruh alat pencernaan mereka dan akan memperoleh siksaan yang pedih karena kekafiran mereka. Inilah wujud keadilan Allah atas perbuatan hamba-Nya di duniaMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikian beberapa penjabaran dari para mufassir terhadap makna dan arti surat Yunus ayat 3 arab-latin dan artinya, semoga menambah kebaikan untuk kita bersama. Sokonglah perjuangan kami dengan memberikan backlink ke halaman ini atau ke halaman depan Link Terbanyak Dilihat Kami memiliki ratusan halaman yang terbanyak dilihat, seperti surat/ayat Bismillah, Al-Lahab, An-Naziat, Yusuf, Al-Qari’ah, Al-Ma’idah 3. Juga An-Nisa 59, Quraisy, Al-Ashr, An-Nashr, Az-Zumar 53, Al-Kahfi 1-10. BismillahAl-LahabAn-NaziatYusufAl-Qari’ahAl-Ma’idah 3An-Nisa 59QuraisyAl-AshrAn-NashrAz-Zumar 53Al-Kahfi 1-10 Pencarian al ash, surat an-nisa ayat 101, at taubah ayat 109, surat yasin ayat 8, ali imran ayat 130 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
Pialang saham Jesse Livermore by ist Bacaan 1 Yeh 281 – 10Injil Mat 1923 – 30 Gusti Ingkang Maringi, Gusti Ugi Ingkang Mundhut Jesse Livermore, lahir di Massachusetts, seorang ialang yang mulai mengenal pasar saham di usia 14 tahun, minggat dari rumah dengan hanya berbekal US$ 5. Ia menjadi orang terkaya berkat kemampuannya menjadi pialang saham. Namun hal tersebut tak berlangsung lama saat tahun 1929, karena pasar saham Amerika Serikat jatuh. Livermore dinyatakan bangkrut pada 1934. Ia terlilit masalah keuangan. Miliarder ini kemudian mengakhiri hidupnya dengan menembak kepalanya. Ungkapan syukur Yehezkiel bahwa Allah telah memberikan raja yang lebih bijak dari Daniel ternyata malah membawa petaka bagi kota Tirus. Raja Tirus telah menyalahgunakan posisi ilahinya sebagai raja. Kebijaksanaan dan kekayaannya telah menjerumuskannya dalam kesombongan dan menganggap diri adalah Allah. Oleh hujatannya itu Allah akan menghukum lewat musuhnya, Tirus akan diratapi dan jatuh ke tangan musuh Bagi orang Yahudi, melaksanakan seluruh ketetapan Allah dan mendapat kekayaan adalah tanda bahwa ia “diberkahi” Allah. Bagi Yesus pemahaman seperti itu belum cukup, pada tahap selanjutnya seseorang diminta iklas untuk melepaskan kekayaan yang katanya Berkah Allah tersebut. Pada tahap ini pemuda kaya dalam kisah sebelumnya gagal memenuhi syarat. Pemuda itu seolah tidak iklas melepas hartanya untuk dibagikan kepada warga miskin padahal katanya harta adalah pemberian Tuhan, giliran diminta tidak iklas? Tantangan hidup miskin secara radikal telah diterima oleh para rasul, Petrus sebagai wakil para murid mengungkapkan bahwa mereka telah meninggalkan segalanya keluarga, bisnis nelayan, dan harta untuk mengikut Yesus. Dan inilah jawaban Yesus, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.” Pesan hari iniTuhan yang memberi, Tuhan pula yang akan mengambil. Apa yang telah diberikan kepada Raja Tirus oleh Allah, yaitu jabatan, kebijaksanaan dan kekayaan malah membuatnya sombong dan menghujat Allah, maka Allah mengambilnya kembali sebab Ia memiliki hak untuk itu. Sebagai murid Kristus, harus iklas secara radikal mau meninggalkan semuanya. Janganlah harta menjadi halangan untuk bertemu Kristus dalam kehidupan kekal nanti. “Ketika semuanya tampak bertentangan dengan Anda, ingatlah bahwa pesawat lepas landas melawan angin, bukan terbang dengan angin.” Henry Ford Bersatu Melawan Coronavirus
Kebaikan adalah sifat dari Allah. Dia mengajarkan kepada kita bahwa kejahatan dapat dikalahkan oleh kebaikan. Kitab kejadian 11-31, kata “ baik “, diulang sebanyak 7x, yang diakhiri dengan kata “ sungguh amat baik “. Maz. 1459 TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya. ADA 3 RAHASIA YANG ME MBUAT AYUB MENJADI SEORANG ANAK TUHAN YANG DIBERKATI 1. RAHASIA YANG PERTAMA AYUB MEMILIH UNTUK HIDUP BERGAUL KARIB DENGAN TUHAN SEJAK MASA MUDANYA Kitab Ayub dibuka pada ayat pertama dengan pernyataan tentang kehidupan Ayub sebagai seorang pria yang mempunyai hidup yang berkualitas, mempunyai bisnis yang bagus dan mempunyai kehidupan keluarga yang bahagia. Nama Ayub artinya dia yang menangis atau yang dibenci atau yang dianiaya. Dari arti namanya seharusnya kehidupan Ayub adalah orang yang banyak dirundung penderitaan dan air mata ,namun dalam kitab Ayub 11,sepertinya kehidupan Ayub sudah terjadi perubahan dan sudah mengalami terobosan . Ayub 11 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ayub adalah seorang yang peduli akan kehidupan rohani anak-anaknya. Ayub adalah seorang imam bagi anggota keluarga didalam rumahnya. Dia memberikan arahan ,tuntunan dan menanamkan hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas utama. Ayub 15 Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya “Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.” Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa. Bagaimana Ayub bisa mendapatkan semuanya ini? Ayub memiliki hubungan dengan Tuhan sejak masa mudanya. Ayub 294 seperti ketika aku mengalami masa remajaku, ketika Allah bergaul karib dengan aku di dalam kemahku; Ayub 295 ketika Yang Mahakuasa masih beserta aku, dan anak-anakku ada di sekelilingku; Ayub membangun kehidupan rohaninya saat dia masih remaja. Dengan berjalannya waktu, Ayub bertumbuh kerohaniannya dan akhirnya dia mempunyai kehidupan yang berkualitas, bisnis yang berhasil dan keluarga yang bahagia dan tetap mengasihi Tuhan. 2. RAHASIA YANG KEDUA AYUB ADALAH PENGUSAHA YANG DERMAWAN Ayub mempunyai pandangan akan kekayaan dalam perspektif yang benar. Ayub menyatakan bahwa kekayaan yang ada padanya adalah dari Tuhan dan ketika Tuhan “ mengambilnya “ , dia tidak merasa kehilangan atas kekayaannya. Ayub 121 katanya “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” BacaAyub 3124-28, hati Ayub berpaut kepada Tuhan,bukan kepada kekayaan. Apa yang Ayub lakukan dengan berkat kekayaan yang diterimanya dari Tuhan? 1. Membagi kekayaannya kepada orang-orang miskin dan janda-janda miskin, orang yang dalam kesusahan Ayub 2912 Karena aku menyelamatkan orang sengsara yang berteriak minta tolong, juga anak piatu yang tidak ada penolongnya; Ayub 2913 aku mendapat ucapan berkat dari orang yang nyaris binasa, dan hati seorang janda kubuat bersukaria; Ayub 2914 aku berpakaian kebenaran dan keadilan menutupi aku seperti jubah dan serban; Ayu 2915 aku menjadi mata bagi orang buta, dan kaki bagi orang lumpuh; Ayub 2916 aku menjadi bapa bagi orang miskin, dan perkara orang yang tidak kukenal, kuselidiki. Ayub 3025 Bukankah aku menangis karena orang yang mengalami hari kesukaran? Bukankah susah hatiku karena orang miskin? 2. Menggunakan wibawa dengan benar baca Ayub 297-11,17-25 Sebagai pribadi yang dermawan, yang peduli dengan masyarakat miskin dan susah, Ayub menjadi orang yang disegani dan dihormati oleh pemerintah dan masyarakat luas pada waktu itu,sehingga dia dapat berbicara dan bertindak dengan efektif untuk berbuat kebaikan lebih banyak lagi bagi masyarakat. 3. RAHASIA YANG KETIGAUJIAN IMANNYA MENDATANGKAN KEKAYAAN ,KEBAHAGIAAN DAN KEBERHSAILAN 2 X LIPAT. Ayub mendapatkan masalah yang sangat luar biasa tanpa dia mengetahui sebabnya. Kekayaan dan bisnisnya hancur dalam waktu 1 hari. Anak-anak yang dicintainya, yang berjumlah 7 orang, meninggal karena musibah kecelakaan pada hari yang sama, Istri yang dicintainya,yang selama ini membina keluarga yang bahagia, tiba-tiba mengajak dia murtad dan jangan lagi percaya kepada Tuhan. Kesehatan tubuh Ayub yang selama ini dalam kondisi yang baik, tiba-tiba merosot tajam dan timbul penyakit kulit yang mengerikan. Kesusahan itu datang dengan sangat tiba-tiba dan sangat tidak terduga dan sangat cepat. Segala sesuatu yang baik,yang bahagia,yang berhasil,yang sudah dibangun Ayub dalam masa waktu yang panjang ,tiba-tiba dalam beberapa hari hilang begitu saja. Mari kita melihat Ayub yang sesungguhnya original ,ketika menghadapi masalah besar yang mendera kehidupannya. 1. Ayub tidak berbuat dosa dengan perkataannya dan tidak menuduh Allah dengan berbuat yang tidak patut baca ayub 122; 210 2. Ayub mengerti dengan benar bahwa ujian iman akan membawa dia kepada kehidupan yang lebih baik dan lebih diberkati. Ayub 2310 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas Akhir dalam masa ujian imannya , Ayub diberkati oleh Tuhan 2x lipat. Setelah Ayub berdoa untuk teman-temannya,Tuhan memulihkan Ayub dan memberkatinya. Baca Ayub 4210-17
allah yang memberi allah yang mengambil